Rabu, 01 Januari 2020

Senin Siang

Senin siang, sekitar jam 13.00 WIB, badan saya mulai kurang bertenaga. Badan terasa capek setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan yang lumayan berat. Biasanya, pekerjaan itu dikerjakan oleh dua orang: saya dan teman sejawat. Tapi, saat itu teman yang biasa masuk dengan saya berhalangan. Lalu diganti dengan karyawan lainnya. Perut saya sudah terasa lapar. Mau pulang marani nasi badan tidak bisa karena sudah capek. Apalagi suasana sedang gerimis. Langit sudah mendung sedari pagi hingga siang tak kunjung hilang. Terus jalanan juga becek, bahkan sebagian ada air menggenangi.
Sebenarnya saya ingin sekali pulang untu makan. Tapi kalau harus jalan kaki rasanya malas sekali. Jarak rumah tidak begitu jauh. Mungkin sekitar 100 Meter dari tempat kerja. Kalau saja tidak sedang capek enak jalan kaki sekalian melancarkan sirkulasi darah.
Laparnya saya ini sudah 3 jam sebelumnya terasa. Cuma saya biarkan saja. Saya melatih diri agar tidak rewel. Agar tidak kalah dengan nafsu makan. Sambil lalu belajar merasakan bagaimana sulitnya orang tua kita mencari sesuap nasi setiap harinya.
Ketika perut begitu perihmenahan lapar, saya mengisinya dengan jajanan 500-san lalu minum segelas air. Agar nyeri di perut sedikit terobati. Begitu seterusnya.
Karena makan terlalu dini membuat saya mudah ngantuk. Pikiran kosong, mata terasa berat. Kalau hal itu dibiarkan, pejerjaan terbengkalai.
Maka sebagai alternatifnya, saya biarkan perut dalam keadaan lapar. Hanya dengan cara seperti inilaha kantuk tidak mudah datang. Karena pengalaman yang pernah saya lewati, biasanya kantuk datang di saat perut dalam keadaan kenyang. Pekiran menjadi landai. Tatapan menjadi layu. Saat seperti itulah kantuk datang hingga tak bisa di hindari lagi.
Hanya satu cara yang bisa menangkis kantuk, yaitu dengan cara membiarkan perut dalam keadaan kosong. Kantuk kalah sama lapar. Lapar kalau dibiarkan akan terasa perih di perut. Semakin ditahan semakin perih.
Cara ini saya temukan berdasarkan pengalaman sendiri yang pernah saya alami. Adapun cara yang lain seperti mongoleskan balsem ke alis. Tapi tidak berhasil. Kantuk semakin tak bisa dihindari. Bahkan dalam posisi alis panaspun kantuk tetap menyerang.
Pamekasan, 16-12-2019

 Semalam 07-08-2021, saya pergi malam mingguan dengan memancing. Tempatnya sama seperti hari-hari sebelumnya: Lembung, Pamekasan. Selesai sh...