Jumat, 08 Januari 2021

Sehari bersama si kuda besi

Januair 2021 merupakan ulang tahun ke-7 si keda besi buatan Jepang tunggangan saya.

 


Setiap awal tahun, saya setia membayar pajak kendaraan demi kenyamanan dan ke tenangan dalam berkendara.


Tadi pagi, sengggang kerja saya digunakan secara penuh untuk melunasi kewajiban saya pada negara untuk membayar pajak kendaraan.


Sebenarnya, saya ingin membayarnya pada 2 Januari 2021 empat hari yang lalu. Tetapi, waktu telfon penjaga Bank Jatim seraya tanya buka atau tutup, ternyata, ia menjawab Bank Jatim sedang tutup karena libur tahun baru.


Sehingga, saya menunda pembayarannya pada tadi pagi, selasa, 05 Januari 2021.


Berangkat pagi-pagi dengan harapan agar dapat antrian cepat. Saya berangkat sekitar jam 05:30 WIB. Sampai di tempat jam menunjukkan jam 06:30 WIB.


Dalam hati berkeyakinan bahwa antrian yang saya dapat pasti masuk urutan 3 besar. Saya pikir dengan dapat antrian 3 besar karena KTP tidak ketemu saat dicari.


Sehingga, saya tetap berangkat meski tanpa bawa kartu identitas kepemilikan.


Di Bank Jatim, saya sampai duluan. Lalu, seorang perempuan datang dengan kepentingan yang sama: bayar pajak Motor.


Orang ketiga, yang datang Malah salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah daerah Al-forqon.


Lama menunggu membuat hati dan perasaan gelisah. Sambil lalu, saya nelfon penjaganya seraya menanyakan jam berapa Bank buka.


Dari panggilan telfon itu, penjaganya mengabarkan bahwa Bank akan buka pada jam 08:00 WIB.


Dengan begitu, saya harus rela bersabar menunggu Bank buka selama 90 menit atau satu setengah jam. Mirip dengan waktu standart dalam pertandingan sepak bola.


Setelah Bank buka, ternyata, saya masih harus menunggu lagi sampai jam 10 lantaran dari hari senin 04 Januari 2021link sedang trouble dan hari selasa pagi 05 Januari 2021 masih trouble lagi. 


Di hari senin sebelumnya, ada bannyak berkas pajal kendaraan yang sudah selesai diproses tetapi belum sempat diparani oleh pemiliknya.


Berkas-berkas itu baru diparani pada hari selasa keesokan harinya. Dari kerumunan banyak orang tersebut, saya dan tiga orang pertama yang datang duluan harus mengalah menunggu di luar. Hal itu membuat perasaan saya cemburu.


Cemburu dalam artian, yang datang duluan kenapa harus dipanggil masul jam 10.


Maklum, saya tidak tahu bahwa banyak berkas yang tidak selesai sehari sebelumnya.


Usai bayar pajak, saya beralih ke tongkrongan yang lain: bengkel motor.


Di tempat kedua ini, saya harus mengganti Gear motor karena gigi gear belakang sudah hampir ompong dan saat berjalan timbul bunyak berisik, kretek-kretek.


Maka, agar kendaraan normal lagi saat berjalan, gear saya ganti satu set. Setelah diganti, kendaraan kembali energik lagi.


Alhamdulillah 'Alaa kulli hall.

 Semalam 07-08-2021, saya pergi malam mingguan dengan memancing. Tempatnya sama seperti hari-hari sebelumnya: Lembung, Pamekasan. Selesai sh...