Aku rindu pada rumahku. Rumah yang dibangun di atas sebidang tanah yang cukup luas. Di atas tanah itu dibangun sebanyak empat bangunan; rumah, dapur, surau kuno dan kandang. Sisa dari empat bangunan itu masih cukum untuk membangun satu rumah lagi.
Tanah yang di tempati rumah, surau, dapur dan kandang itu milik eayangku yang konon, menurut cerita orang sekitar, memiliki banyak sawah. Eangku itu bernama mulindra. Eang termasuk orang yang giat dalam bekerja. Pikirannya kreatif. Hal itu terbukti dengan pohon kelapa yang di tanam cukup banyak. Eang dulu pernah berkata pada tetangga dan ponaan-ponaannya bahwa siapa yang mampu menghitung pohon kelapanya dengan benar dan tepat akan dikasi hadiah sepasang sapi . Sungguh banyak sekali .
Wataknya keras dan tegas.
Wataknya keras dan tegas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar